Suka duka Devi menjadi dosen di PENS

Bu Devi begitu sapaan akrab mahasiswa PENS memanggil wanita kelahiran Madiun 29 tahun silam. Dengan nama lengkap Citra Devi Murdaningtyas, ia saat ini mengajar di Program Studi Multimedia Broadcasting(MMB) Departemen Multimedia Kreatif PENS. Devi tak pernah berfikir akan menjadi seorang dosen sebelumnya, baru pada saat ia melaksanakan program kerja praktik industri di salah satu perusahaan telekomunikasi nasional, Devi berfikir sebagai wanita ia pasti akan menjadi sangat sibuk nantinya jika ia melanjutkan sebagai pekerja profesional dibidang telekomunikasi setelah lulus nanti dari ITS jurusan Telekomunikasi Multimedia. Karena terbayang akan sibuknya hari mendatang, Devi berfikir akan menjadi seorang dosen agar dapat memberikan waktu jauh lebih lama untuk keluarga.


Namun sungguh sayang, pada saat ia telah selesai menjalankan program studinya di ITS, pemerintah menutup penerimaan CPNS di tahun 2011, sehingga ia harus mencoba mendaftar melalui jalur honorer dan swasta. Akhirnya ia diterima di perguruan tinggi swasta di Surabaya ITATS, sayangnya ia merasa di tempat tersebut tidaklah sesuai dengan harapan yang ia inginkan dalam menjadi dosen, tetapi ia mencoba mensyukuri hal itu. 

Di tahun 2012 penerimaan CPNS kembali dibuka, ia pun mencoba peruntungan mengikuti tes tersebut, sayangnya hal itu tidak berjalan mulus. Sehingga ia mencoba kembali ditahun berikutnya. Maret 2014 Devi memulai karir barunya di perguruan tinggi negeri, mulailah Devi mengemban amanat menjadi dosen di PENS prodi MMB. Ia mengatakan menjadi dosen di PENS jauh lebih nyaman ketimbang di Swasta, ia merasakan atitude di perguruan tinggi negeri jauh lebih disiplin dan bagus, walaupun terkadang konflik kecil dengan orang sekitar yang berbeda pendapat memang pasti terjadi, tetapi hal itu menurutnya adalah hal yang wajar sebagai manusia dalam bersosial dengan sekitar.

Ditanya mengenai finansial sebagai dosen, Devi mengatakan bahwa uang tidak akan pernah dirasa cukup, tetapi bagaimana kita harus bisa mensyukuri apa yang ada, tinggal kita mencari fokus apa, tujuan apa yang ingin didapat dari pekerjaan ini.

Semoga artikel ini dapat membantu sedikit mengenal siapa itu Ibu Devi.

Yahya Adi Styawan
4103121037

Progress animasi 8 Detik part 1

Progress kali ini adalah melakukan gambar ulang di komputer dari sketsa kertas yang telah dibuat.



Laporan Gesture

Pratikum membuat "GESTURE 60 GAMBAR" dengan PENCIL 2B

Tujuan :
  1. Agar mahasiswa dapat memahami dan mengerti cara membuat Gambar gesture dengan PENCIL 2B
  2. Agar mahasiwa mampu memvideo kan gambar-gambar gesture
Alat dan Bahan :
  1. Pencil 2B
  2. KERTAS HVS PUTIH
  3. CAMERA
Dasar Teori :

Gesture Drawing adalah Teknik menggambar dengan cepat, simpel dan memungkinkan orang yang melihat memahami gambaran kasar atau kerangka dari objek yang akan digambar. Umumnya proses menggambar gesture dibutuhkan waktu kurang lebih 30 detik atau paling lama 2 menit. Gesture drawing adalah menggambar dengan sangat cepat, secepat mungkin tanpa aturan yang harus di patuhi.
Ekspresi (gesture) Tubuh
Ekspresi dan gesture sangat tergantung pada berat atau ringannya tenaga yang dikeluarkan. pada anatomi tubuh pria dewasa, bentuk badan dan otot cenderung menonjol sehingga terlihat kekar dan atletis. Ekspresi tubuh atau gesture sangat penting dalam menggambar anatomi manusia karena akan menampakkan kewajaran posisi-posisi badan, kepala, tangan, dan kaki. Dengan demikian, bagaimanapun posisi geraknya akan terlihat lebihnyaman dan luwes.

Hasil Percobaan :



Photo Caption

Dua orang pengunjung sedang memperhatikan detail motif dan tekstur batik pada Pameran batik premium Jawa Timur yang diadakan KIBAS pada 9 November 2014 di HOS Sampoerna Surabaya.

Laporan Pendahuluan Praktikum 7 Walk Cycle

Walk cycle : Walk Cycle, merupakan bagian tak terpisahkan dari sebuah produk animasi. Setiap karakter animasi yang menyentuh tanah membutuhkan cara untuk bergerak kesana kemari, biasanya setiap karakter yang berkaki mempunyai siklus berjalan (walk cycle) ini. Tidak peduli karakter itu berkaki dua, tiga, empat bahkan seribu mempunyai siklus ini sebelum mempunyai pose-pose gerakan tertentu yang lain.


Sebenarnya, walk cycle yang harus dipunyai sebuah karakter animasi ada banyak, tergantung pada posisi pengambilan angle kamera yang diambil, untuk setiap posisi gambar pada aninasi turn arround semua (depan, 3/4 depan samping kanan, samping kanan, 3/4 belakang samping kanan, belakang dst.) punya walk cycle-nya bahkan ditambah posisi kamera di atas dan bawah  kalau perlu.(Wow banyak bangeet...)


Gambar Asli Walk Cycle Samping Kanan 
Timing and Spacing (Slow in/Slow out) : timing berhubungan dengan durasi atau jumlah frame yang diperlukan oleh sebuah action. timing yang tepat akan membuat sebuah action tampil meyakinkan. berikut adalah penjelasan singkat tentang animasi yang menggunakan timing yang tepat versus animasi dengan timing yang kurang pas. Sedangkan spacing berhubungan dengan kecepatan sebuah benda. apakah benda tersebut memiliki kecepatan konstan atau dipercepat atau diperlambat atau kombinasi dipercepat dan diperlambat.berikut adalah variasi-variasi spacing dalam proses pembuatan animasi
.
Arcs : Arcs artinya lengkungan. secara umum, di dunia nyata, hampir tidak ada gerakan lurus atau diagonal sempurna. semuanya ada lengkungannya. pada kasus bouncing ball across screen, lintasannya akan membentuk lengkungan sebagai berikut:    

Arcs of bouncing ball across screen (www.angryanimator.com)demikian beberapa prinsip yang bisa digunakan untuk membuat animasi batu bata jatuh yang meyakinkan. gunakan prinsip-prinsip tersebut untuk memaksimalkan hasil animasi kalian.

Laporan praktikum animasi 2D pertemuan ke 6 - Animasi Blink

Hasil Praktikum :

Laporan pendahuluan Praktikum 6 Animasi Blink

Character Blinking

Pada latihan ke 6 akan membahas tentang 'Character Blinking' dimana animasi ini sedikit peningkatan dari latihan sebelumnya. Pada animasi Character Blinking lebih menitik beratkan pada perpindahan pergerakan mata (seperti mata berkedip).

TUJUAN
Membuat animasi Character Blink

ALAT DAN BAHAN
- Laptop/ PC
- Pencil 2D
- Wacom Intuos3

DASAR TEORI
Masih seperti latihan sebelumnya, dasar teori kali ini masih mengacu pada Timing and Spacing, Arcs, Stretch and Squash.

Timing and Spacing
Keahlian dalam pengaturan waktu dalam animasi diperoleh dengan pengalaman dan eksperimen pribadi, menggunakan metode trial and error dalam menyempurnakan teknik.
Gambar yang jumlahnya banyak akan menghasilkan gerakan lambat dan halus. Gambar sedikit menghasilkan gerakan lebih cepat dan lebih kasar.
Berbagai waktu lambat dan cepat dalam adegan menambahkan tekstur dan menarik bagi gerakan. Juga, ada waktu dalam ealis dari karakter untuk membangun suasana hati, emosi, dan reaksi terhadap karakter lain atau situasi.
Mempelajari gerakan eali dan penyanyi di atas panggung dan di film berguna ketika menghidupkan karakter manusia atau hewan.
Agar timing akurat, diperlukan pengaturan dope sheets pada animasi manual maupun timeline pada animasi digital, yang berisi keterangan tentang gerakan, dialog dan waktu.

Arcs
Pada animasi, ealis pergerakan tubuh pada manusia, binatang, atau makhluk hidup lainnya bergerak mengikuti pola/jalur (maya) yang disebut Arcs. Hal ini memungkinkan mereka bergerak secara ‘smooth’ dan lebih ealistic, karena pergerakan mereka mengikuti suatu pola yang berbentuk lengkung (termasuk lingkaran, elips, atau parabola). Sebagai contoh, Arcs ditunjukkan pada lintasan tangan saat melempar bola dan lintasan gerak bola di udara. 
Stretch and Squash
Pemberian unsur kelenturan yang berdampak pada perubahan bentuk pada sebuah gerakan agar menciptakan kesan benda yang berbobot dan bervolume dalam gerakan animasi.

Source : http://inanghandayani.blogspot.com/2014/10/character-blinking.html

Praktikum animasi 2D ke 5 - Anticipation

Tujuan
Membuat animasi kepala menoleh dengan antisipasi (head turn with anticipation)

Petunjuk
Berikut adalah contoh-contoh head turn with anticipation


Head turn with anticipation (source: http://misscaptainalex.wordpress.com)


HASIL PRAKTIKUM :
 

Laporan Praktikum 4 Animasi 2 D

Tujuan :
  1. Agar mahasiswa dapat memahami dan mengerti cara membuat Animasi Simple Head Turn dengan aplikasi PENCIL 2D
  2. Agar mahasiwa mampu mengoperasikan aplikasi 2D dan memahami tentang animasi 2D
Alat dan Bahan :
  1. PC / Laptop / Mac
  2. Aplikasi PENCIL 2D
  3. WACOM

Dasar Teori :

mulailah dengan bentuk sederhana dari sebuah kepala tanpa ada aksesoris. fokus pada hasil pergerakannya.
contoh target awal untuk praktikum ini adalah sebagai berikut

Simple Head Turn (source: http://misscaptainalex.com)
jika masih kesulitan, gunakan bentuk dan gerakan yang lebih sederhana lagi. misalkan fokus pada 3 gambar utama dalam kegiatan head turn seperti pada penjelasan berikut ini yang dicuplik dari buku “Animator’s Survival Kit”

Extreme position dan breakdown pada head turn (source: http://blog.ishback.com)
Jika sudah nyaman dengan menganimasikan 3 gambar utama tersebut, lanjutkan dengan menambahkan gerakan-gerakan sekunder sehingga menghasilkan animasi seperti berikut ini

Hasil Percobaan






[KULIAH] Laporan praktikum 3 kuliah Animasi 2D

Berikut adalah beberapa dasar teori yang dapat diterapkan untuk membuat animasi tersebut Timing and Spacing timing berhubungan dengan durasi atau jumlah frame yang diperlukan oleh sebuah action. timing yang tepat akan membuat sebuah action tampil meyakinkan. berikut adalah penjelasan singkat tentang animasi yang menggunakan timing yang tepat versus animasi dengan timing yang kurang pas.


HASIL PERCOBAAN : 




HASIL VIDEO :